Bagaimana Menukar Poin Maxx Card di Cinemaxx

Bagaimana Menukar Poin Maxx Card di Cinemaxx

Walau bukan penggemar film kelas berat yang menonton hampir semua film bagus yang tayang di bioskop, saya terhitung cukup sering menonton film di bioskop sehingga merasa perlu untuk punya kartu anggota tiga bioskop terbesar di Jabodetabek saat ini: XXI (oke, Movie Card bukan benar-benar kartu anggota dan sekadar kartu pembayaran biasa), Cinemaxx (Maxx Card), dan CGV Blitz (BlitzCard). Tapi di antara semuanya, saya paling menyukai yang disebut kedua: Maxx Card.

Kenapa? Pertama, ketika mendaftar, kartu otomatis langsung mendapatkan beberapa ratus poin (maaf, lupa!). Dan ketika ulang tahun, kartu pun otomatis mendapatkan 400 poin. Bahkan walau saya cukup jarang menonton di Cinemaxx, saya bisa memiliki hingga 800 poin pada bulan Agustus lalu, kurang dari setahun sejak saya mendaftar. Hebatnya, 800 poin ternyata bisa membuat saya mendapatkan tiket nonton gratis untuk berdua atau popcorn ukuran jumbo plus minuman ukuran large. Semuanya saya dapat walau selama kurun waktu tersebut, saya cuma dua atau tiga kali menonton (tanpa membeli snack) di Cinemaxx.

Sebentar-sebentar, kok bisa 800 poin ditukar dengan dua tiket nonton? Bagaimana sih cara penghitungan poinnya?

Awalnya, saya juga bingung. Masalahnya, situs resmi Cinemaxx tak pernah memberikan informasi yang jelas soal mekanisme poin dan penukarannya. Tidak ada penjelasan berapa yang harus kita keluarkan untuk mendapatkan satu Maxx Point, dan berapa poin yang dibutuhkan untuk bisa ditukar dengan tiket gratis.

Informasi terbaik yang diberikan Cinemaxx adalah gambar di bawah ini, yang dibagi oleh akun Twitter resmi Cinemaxx.

cg4jfszu8aao_qb

Perlu diketahui kalau gambar ini pun jarang dibagi oleh akun Twitter mereka (saya seumur-umur baru melihatnya sekali di linimasa), jadi wajar saja kalau banyak orang yang tak paham dengan mekanisme poin di Cinemaxx ini.

Kemarin, ketika hendak menonton Train to Busan (#reviewsupersingkat: film zombie yang sukses bikin mewek. Wajib ditonton!), saya memutuskan untuk bertanya.

Dan ternyata (ini hasil penghitungan saya pribadi, bukan hasil bertanya), mekanisme poin di Cinemaxx ini cukup simpel: Untuk penukaran poin, 1 Maxx Point dihargai senilai Rp 100. Sementara untuk pengumpulan poin, kamu bisa mendapatkan 1 Maxx Point setiap transaksi senilai Rp 1.000.

Contohnya: 400 Maxx Point bisa ditukarkan dengan satu tiket nonton weekend di Cinemaxx Semanggi senilai Rp 40.000.

Sedangkan kalau kamu membeli satu tiket nonton weekend di tempat yang sama, yang senilai Rp 40.000, kamu akan mendapatkan 40 Maxx Point.

Ternyata sesimpel itu.

Kesimpulan ini saya dapatkan setelah saya bertanya soal apa saja yang bisa saya dapatkan dengan 800 poin yang saya miliki. Mbak penjual karcis mengatakan, 800 poin bisa ditukar dengan dua tiket nonton gratis di hari itu (saya menonton Train to Busan di Cinemaxx Semanggi pada hari raya Idul Adha, yang artinya satu tiket seharga Rp 40.000), atau ditukar dengan paket popcorn jumbo + minuman ukuran large untuk 650 poin (harga asli Rp 65.000). Untuk memastikannya dugaan saya ini, saya sempat bertanya, berapa poin yang akan dipotong kalau saya memilih paket popcorn large yang berharga Rp 55.000, dan si mbak menjawab 550 poin.

Contoh riilnya, saya di hari itu membeli dua tiket Train to Busan senilai Rp 80.000 dan mendapatkan 80 Maxx Point. Kemudian saya menukar 650 Maxx Point untuk paket popcorn jumbo senilai Rp 65.000.

Sayang sekali rasanya informasi mekanisme poin seperti ini tidak dijelaskan di situs resmi Cinemaxx. Padahal, dengan mengetahui penghitungan poin seperti ini, saya malah jadi lebih “bersemangat” untuk mengumpulkan poin agar bisa segera menukarkannya lagi. Seandainya informasi seperti ini juga dicantumkan di situs atau media sosial mereka, mungkin orang-orang juga akan lebih giat mengumpulkan poin agar bisa segera menukarkannya, yang imbasnya juga positif dalam membantu jaringan bioskop yang terhitung baru ini menarik lebih banyak pengunjung dan merusak status quo perbioskopan Indonesia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *