Gfriend dan Wonder Girls: Karena Idol Tidak Hanya Menjual Kecantikan

Gfriend dan Wonder Girls: Karena Idol Tidak Hanya Menjual Kecantikan

Oke, jadi demam K-Pop yang saya alami sejak beberapa tahun lalu belum sembuh total sampai hari ini.

Jumlah musik K-Pop yang saya dengarkan memang sudah berkurang cukup drastis jika dibandingkan dengan, misalnya, empat tahun yang lalu, tetapi saya seperti selalu menemukan alasan untuk kembali mendengarkan musik-musik pop Korea Selatan ini.

K-Pop memang sudah melewati masa-masa kejayaannya, tetapi mereka belum berhenti menghasilkan musik-musik dan talenta-talenta yang menarik.

Saya sendiri sekarang sedang tidak bosan-bosannya mendengarkan Navillera dari Gfriend dan Why So Lonely dari Wonder Girls. Kedua lagu ini memiliki keunikan sendiri, dan membuat saya terkagum-kagum dengan dua girlgroup yang menyanyikannya.

Pertama, Navillera. Ini adalah lagu yang unik: intronya mengingatkan kita pada lagu-lagu pembuka anime. Koreografinya bagus, dan tetap menonjolkan sinkronisasi yang luar biasa dan powerful – dua ciri khas dari koreografi Gfriend. Bagian pembuka koreonya juga menarik: semua anggota grup melakukan gerakan ala ombak yang membuatnya terlihat lebih unik daripada koreo-koreo single utama Gfriend sebelumnya.

Tapi yang paling saya kagumi adalah betapa berkembangnya Gfriend dalam satu setengah tahun terakhir. Saya sudah mengikuti grup ini dalam enam bulan terakhir, melihat video-video live mereka sejak debut mereka, dan perkembangan mereka luar biasa. Dari segi koreo, mereka adalah salah satu yang terbaik di industri ini – sinkronisasi gerakan antar member benar-benar hebat, bahkan ketika ditantang melakukannya dengan tempo lagu dinaikkan menjadi dua kali lipat. Edan.

Dari segi vokal, mereka juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Bukan rahasia lagi kalau di awal-awal karier mereka, Gfriend sangat kesulitan menyanyikan lagu-lagunya secara live. Wajar, koreografi mereka membuat nafas mereka sering tersengal-sengal dan membuat vokal mereka sering berantakan. Tapi hal itu terus membaik sejak Rough, dan sekarang mereka bisa bernyanyi secara live sambil tetap melakukan koreo yang sangat menguras tenaga. Stamina mereka luar biasa.

Kualitas vokal masing-masing member pun terus mengalami peningkatan. Yuju tetap yang terbaik, Eunha sekarang menjadi nomor dua di grup dan mendapatkan lebih banyak porsi, sementara Yerin, secara mengejutkan, menurut saya sudah melewati SinB.

Dan alasan-alasan itulah membuat saya tanpa ragu menyebutkan bahwa mereka adalah girlgroup baru terbaik saat ini. Kerja keras mereka untuk bisa berkembang begitu jauh benar-benar terbayar lunas.

Why So Lonely juga sangat berkualitas, sangat unik, sangat enak didengar, tapi dalam bentuk yang berbeda.

Pertama, ini adalah lagu yang unik karena rasanya saya belum pernah mendengar ada girlgroup yang menyanyikan lagu reggae (ini adalah lagu yang sangat reggae, meski tetap ada unsur popnya). Ini jelas lagu yang lebih baik daripada I Feel You, single mereka setahun yang lalu, ketika mereka kembali dari hiatus mereka selama dua tahun dan berubah konsep menjadi band.

Why So Lonely sukses membuat saya mendengarkan Wonder Girls lagi dan membuat saya terkaget-kaget: ternyata semua membernya benar-benar bisa memainkan alat musik!

Saya juga mendengarkan I Feel You setahun yang lalu, dan menonton videoklipnya di YouTube, tapi ketika itu saya merasa bahwa band ini hanyalah konsep dan mereka tidak benar-benar memainkan alat musik. Oke, saya salah besar.

Saya sudah melihat beberapa video penampilan live mereka sebagai band dan harus saya katakan bahwa saya salut. Hampir semuanya memiliki kemampuan layaknya musisi pro.  Penampilan mereka di Sketchbook tahun lalu adalah yang paling membuat saya kagum: mereka juga bisa mengaransemen Nobody dan Tell Me secara band dan hasilnya sangat bagus.

Saya sangat menyukai Why So Lonely, ini lagu yang benar-benar enak, dan saya sangat menyukai fakta bahwa Hyelim, Sunmi, dan Yubin adalah pencipta lagu ini (bersama penulis lagu Hong Ji-sang) dan bahwa ini adalah lagu pertama Wonder Girls yang tidak dibuat oleh JYP.

Orang, terutama mereka yang tidak menyukai K-Pop atau bentuk grup-grup idol lainnya, seringkali mencibir para penyanyi ini bahwa mereka hanya menjual kecantikan, kemampuan menari, dan suara pas-pasan. Wonder Girls membuktikan bahwa anggapan itu tidak benar: mereka tak hanya cantik dan memiliki vokal yang bagus, mereka juga bisa belajar alat musik, menciptakan musik mereka sendiri, dan sukses. Kerja keras mereka untuk bisa sampai ke sana jelas tidak main-main. Sunmi dkk. belajar instrumen selama satu setengah tahun sebelum mengeluarkan single I Feel You pada tahun 2015 lalu, dan bisa sebagus penampilan mereka di Sketchbook itu dalam waktu satu setengah tahun jelas merupakan hal yang hebat.

Gfriend dan Wonder Girls, buat saya, membuktikan bahwa para idol yang sering dituduh hanya menjual kecantikan, tubuh bagus, dan suara seadanya ini telah bekerja sangat keras untuk mencapai level di mana mereka sekarang berada, dan untuk itu, saya mengagumi mereka.

Foto: YouTube Mnet K-POP

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *