Nook, Resto Kekinian Untuk Mereka yang Mencari Konten Instagram

Nook, Resto Kekinian Untuk Mereka yang Mencari Konten Instagram

Hanya sedikit tempat makan di wilayah Seminyak/Kerobokan/Canggu yang benar-benar membuat saya tertarik untuk mencobanya (sebagian besar alasannya adalah karena… mahal!), dan salah satunya adalah Nook.

Beberapa kali saya melihat restoran ini menjadi tempat berfoto para selebgram ketika mereka di Bali, jadi nama Nook sudah cukup familiar dalam ingatan saya. Berhubung letaknya ternyata kurang dari 1 km dari hotel saya dan Deony menginap, kami pun memutuskan untuk makan siang di sana di hari kedua kami di Kuta Utara.

Nook Stiker

Nook berada di Jalan Umalas 1, sebuah jalan kecil di utara Jalan Batu Belig, tepat di pinggir persawahan di daerah tersebut. Tentu saja, pemandangan sawah lah yang menjadi ‘jualan utama’ Nook, yang membuatnya sangat populer bagi pemburu foto-foto Instagram-able yang pergi ke Bali.

Nook Lampu

Nook Souvenirs

Kami datang tepat di waktu makan siang, dan seperti yang bisa diduga, tempat ini cukup penuh. Hampir semua spot yang terletak di paling pinggir yang mendapatkan pemandangan langsung ke sawah sudah penuh atau dipesan, sementara yang kosong pun tak ada yang mau memakai karena pasti disinari langsung oleh cahaya matahari.

Nook Tourist

(Setidaknya semua orang masih berprinsip bahwa lebih baik makan dengan nyaman di tempat yang kurang Instagram-able daripada panas-panasan di bawah matahari hanya demi foto cantik.)

Nook Tourists

Menu di Nook sendiri cukup variatif dengan perpaduan antara menu barat dan lokal. Sayang tak semuanya disajikan sepanjang waktu. Menu grilled food, misalnya, hanya bisa dipesan pukul 6 sore ke atas, sementara beberapa menu sandwich dan burger hanya bisa dipesan siang hari hingga pukul 5 sore.

Saya akhirnya memesan The Big Nook Burger, salah satu menu spesial mereka, sementara Deony memesan Fish & Chips. Sesuai namanya, The Big Nook Burger benar-benar big: sebuah burger hitam yang berisi double beef patty yang begitu tebal, telur mata sapi setengah matang, hash brown, keju, dan bawang bombay yang dimasak khusus, dilengkapi dengan beberapa potong kentang (potato wedges) dan salad.

Nook - Burger

Meski bukan merupakan burger terenak yang pernah saya makan, tapi The Big Nook Burger cukup memuaskan. Buns-nya lembut sementara patty-nya benar-benar tebal dan juicy. Telur setengah matangnya benar-benar menyenangkan (saya adalah penggemar telur setengah matang), dan secara keseluruhan, burger ini lumayan enak dan sangat mengenyangkan. Porsinya yang besar benar-benar pas untuk saya.

Fish & Chips-nya sendiri biasa saja. Ikan gorengnya terlalu kering bagi saya. Tidak direkomendasikan kecuali kamu adalah penikmat sejati fish & chips yang merasa harus mencoba makanan ini di semua restoran yang memilikinya di daftar menu (ada yang semaniak itu?).

Nook - Fish Chips

Selain tempatnya yang nge-hits di Instagram, daya tarik Nook lainnya adalah harga makanannya yang relatif masih bisa diterima untuk ukuran restoran terkenal di Seminyak. Kamu masih bisa menekan pengeluaran hingga di bawah Rp200 ribu (sudah termasuk pajak dan biaya layanan) untuk berdua kalau memilih makanan dengan harga terendah di menu. Beberapa menu grilled pun masih ada yang dihargai di bawah Rp80 ribu – cukup bersahabat untuk ukuran restoran ‘kekinian’ yang terkenal di Bali.

Nook Dapur

Tips: Datanglah sore hari agar bisa mendapatkan hasil foto dengan latar sawah yang maksimal. Kami datang di jam makan siang saat kondisi matahari sedang terik-teriknya, dan bisa ditebak, sulit sekali mencari cara agar kami bisa berfoto dengan latar belakang sawah tanpa membuat latar belakangnya terlalu washed out atau muka kami terlalu gelap.

Nook Selfie

Lokasi: Nook – Jalan Umalas 1, Gang Nook No. 1, Kerobokan, Bali

Direkomendasikan untuk: Kamu-kamu yang ingin makan di restoran kekinian demi eksistensi di Instagram

Nook Tempat Duduk

Menu yang direkomendasikan: The Big Nook Burger (Rp99.000 belum termasuk pajak dan biaya layanan)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail
There are 2 comments for this article
    • ekkyrezky Author at 5:20 pm

      Salam kenal juga! Hehehe sebaiknya ke sini untuk sarapan atau makan sore, harusnya gak terlalu terik ya. Saya ke sana pas jam makan siang dan lagi terik-teriknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *