Rekomendasi Akhir Pekan #5

Rekomendasi Akhir Pekan #5

Setelah beberapa minggu absen (saya memang sungguh buruk dalam hal konsistensi), Rekomendasi Akhir Pekan balik lagi!

Artikel

Why the Industrial Revolution didn’t happen in China | Washington Post – Judulnya saja sudah merupakan pertanyaan menarik: mengapa revolusi industri tidak terjadi di Tiongkok? Ini adalah artikel wawancara dari Ana Swanson bersama sejarawan ekonomi, Joel Mokyr, penulis ‘A Culture of Growth: The Origins of the Modern Economy‘. Dalam artikel ini, Swanson dan Mokyr berbincang mengenai bagaimana perkembangan teknologi dan ekonomi Tiongkok mandek dan dikalahkan oleh Eropa, meski Tiongkok sejatinya adalah salah satu wilayah paling maju di dunia di era terdahulu. Apa yang menyebabkan kemunduran itu?

How to hide it: inside the secret world of wealth managers | The Guardian – Heboh Panama Papers di awal tahun 2016 ini menunjukkan bahwa ada ‘dunia lain’ yang tersembunyi dari realitas kita, dunia yang hanya diketahui dan dihidupi oleh para hartawan di seluruh dunia. Selain apa yang ditunjukkan kepada publik, kebanyakan (hampir semuanya, mungkin) jutawan ternyata menyembunyikan harta mereka untuk menghindari beban pajak yang besar di negara mereka masing-masing. Mereka mampu melakukan itu dengan bantuan para pengelola kekayaan atau wealth manager. Brooke Harrington, dalam artikel panjang ini, membeberkan dengan menarik bagaimana seseorang bisa menjadi seorang pengelola kekayaan, bagaimana kehidupan mereka, dan perasaan mereka atas pekerjaan yang berada di wilayah abu-abu ini. Artikel brilian yang disusun selama bertahun-tahun.

How Exercise Shapes You, Far Beyond the Gym | NYMag – Semua orang tahu manfaat olahraga – tapi sejatinya, olahraga tak hanya bermanfaat bagi fisik, namun juga mental. Brad Stulberg menjelaskan bagaimana olahraga tak hanya mengubah fisik seseorang, tapi juga sikap dan mental untuk membantu orang tersebut menjadi seseorang yang lebih baik. Saya membacanya ketika berada di atas treadmill dan setelahnya langsung benar-benar semangat untuk berlari lebih cepat – dan saran saya, mungkin kamu juga perlu membaca artikel ini di dalam gym agar mendapatkan dorongan semangat yang instan.

Neoliberalism is creating loneliness. That’s what’s wrenching society apart | The Guardian – Percayalah, membaca artikel ini cukup menohok hati (setidaknya, buat saya). George Monbiot memberikan kritik sosialnya atas kemajuan teknologi dan ekonomi dunia yang menghasilkan penyakit mental bagi sebagian manusia. Sebagai seorang penyendiri yang jarang bersosialisasi, ini adalah artikel yang bagus untuk menampar saya – dan mungkin untuk kamu juga.

Buku

Dalam Bayang-Bayang Lenin | Franz Magnis-Suseno – Kunjungan saya ke salah satu toko buku besar di Jakarta memberikan kejutan: seri Pemikiran Karl Marx karya Franz Magnis-Suseno (yang terbagi dalam tiga buku) dicetak ulang oleh penerbit Gramedia. Saya baru membaca buku pertama (Pemikiran Karl Marx) saat kuliah dulu karena sebagian isinya menjadi bahan kuliah Teori Kritis saya, dan ketika melihat buku kedua dan ketiganya juga dicetak, saya pun langsung membelinya karena saya tahu, Franz Magnis-Suseno memang bagus dalam menjelaskan teori-teori kiri yang sebetulnya njelimet itu.

Dan saya tidak salah. Walau sejatinya saya baru membaca dua pemikiran awal, yaitu dari Vladimir Lenin dan Leon Trotsky, saya langsung terkesan dengan buku ini. Membaca penjelasan Romo Magnis mengenai Leninisme, misalnya, membuat saya cukup memahami bagaimana pemahaman Lenin atas Marxisme membuatnya mengembangkan pemikiran sendiri tentang bagaimana revolusi proletariat seharusnya dilangsungkan dan apa yang akan terjadi setelah revolusi itu terjadi. Ini juga memberikan saya pemahaman mengapa Komunisme menjadi ‘paham yang mematikan’ dalam perkembangannya di abad 20 lalu.

YouTube

Does your vote count? The Electoral College explained – Christina Greer | TED-Ed – Apakah kamu bingung dengan sistem pemilihan presiden di Amerika Serikat, khususnya soal electoral college? Sama. Video ini barangkali bisa membantumu untuk sedikit memahami mengapa Donald Trump dinyatakan sebagai pemenang pemilu setelah mendapatkan lebih dari 270 angka, meski Hillary Clinton mendapatkan 1-2 persen lebih banyak suara dalam popularity vote. Ini bukan kejadian yang baru, ternyata, karena pada tahun 2000, terjadi juga hal yang sama ketika George W. Bush mengalahkan Al Gore meski kandidat dari Partai Republik itu kalah populer (ia kalah sampai setengah juta suara) dari aktivis perubahan iklim tersebut.

Ingin penjelasan yang sedikit lebih lengkap terkait electoral college? Video dari CGP Grey ini mungkin bisa membantu.

Drama

Oh My Ghostess | TVN – Dibintangi oleh Park Bo-young sebagai Na Bong-sun, seorang asisten koki yang bisa melihat hantu sejak kecil (dan kemudian menjalani kehidupan sebagai ‘medium’ seorang hantu gadis perawan yang ingin menuntaskan ‘dendamnya’) dan Jo Jung-suk sebagai Kang Sun-woo, seorang chef terkenal yang membenci sifat Bong-sun yang senang minta maaf karena mengingatkannya pada dirinya yang lemah dulu, Oh My Ghostess adalah drama yang brilian. Saya menyukai bagaimana cerita drama ini bisa menyatu utuh dari awal hingga akhir, Saya juga menyukai akting Bo-young yang benar-benar hebat: ia bisa menjalani dua sisi Bong-sun (yang penakut dan awkward ketika menjadi dirinya sendiri dan super ceria dan ganjen ketika tubuhnya diambil alih si hantu perempuan) dengan luar biasa.

Saya juga menyukai bagaimana cerita drama ini berkembang. Setelah menonton beberapa drama populer yang ceritanya tak memuaskan di seperempat bagian akhir cerita (DOTS benar-benar memberikan trauma….), Oh My Ghostess adalah obat penawar yang bagus buat saya.

Age of Youth | JTBC – Pernah membayangkan bagaimana dinamika kehidupan anak-anak kos di Seoul? Apa yang terjadi ketika seorang introvert dari daerah harus kuliah di Seoul dan mendapati kehidupan kota besar yang benar-benar berbeda? Ini benar-benar drama yang menarik, terutama dengan pendekatannya yang berbeda daripada drama-drama Korea kebanyakan. Soundtrack-soundtracknya diisi lagu-lagu yang terkesan indie. Saya baru menonton delapan episode, tapi sejauh ini perkembangan ceritanya sangat bagus dan empat episode terakhir nanti sepertinya akan sangat menarik. Oh ya, drama ini hanya sepanjang 12 episode.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *