Terima Kasih, Internet!

Terima Kasih, Internet!

Salah satu hal menyebalkan tinggal di Indonesia adalah pertandingan-pertandingan besar di sepakbola Eropa rata-rata tayang pada larut malam atau malah menjelang fajar. Agar bisa beraktivitas normal di pagi harinya, normalnya, penggemar sepakbola  akan tidur lebih dahulu jelang pertandingan dan mengatur alarm agar membangunkan menjelang pertandingan dimulai.

Nah, tahap mengatur alarm agar hidup sesuai yang diinginkan ini adalah tahapan paling krusial bagi seorang penggemar sepakbola Eropa. Lupa mengesetnya, wasalam, lewatlah kesempatan untuk menyaksikan pertandingan yang (mungkin) seru.

Malam tadi, saya lupa melakukannya.

Ceritanya, saya tertidur setelah membaca sebuah artikel panjang lewat ponsel, dan lupa kalau di malam sebelumnya, setelah terbangun untuk menyaksikan Barcelona tersingkir dari Liga Champions, saya menonaktifkan alarm. Padahal, dini hari tadi, ada pertandingan penting dan besar antara Liverpool dan Borussia Dortmund. Dua-duanya bukan tim favorit saya, tetapi pertemuan kedua tim ini jelas merupakan laga yang ditunggu-tunggu oleh penonton netral juga.

Karena peluang pertandingan ini akan menghibur jelas jauh lebih besar ketimbang pertandingan-pertandingan Chelsea.

Saya terbangun jam 4 lewat sedikit, hanya beberapa menit setelah pertandingan selesai. Reflek, saya membuka aplikasi livescore dan terpampang skornya: 4-3, dengan gol penentu kemenangan Liverpool terjadi di menit ke-90.

Momen ketika bangun tidur -> buka livescore karena lupa pasang alarm dan pertandingan sudah selesai -> dan ternyata pertandingannya seru dan dramatis, adalah salah satu momen paling tidak mengenakkan sebagai penggemar sepakbola Eropa.

Sungguh menyebalkan.

Tapi untung kita sudah hidup di era internet – era ketika Anda bisa menemukan hampir segalanya di dunia maya. Termasuk tayangan ulang pertandingan secara penuh, yang muncul hanya beberapa puluh menit setelah pertandingan sebenarnya selesai.

Bayangkan: pukul 04.20 WIB saya memposting tweet berisi penyesalan saya karena tidak memasang alarm untuk menonton pertandingan. Pukul 06.30 WIB, saya sudah selesai menyaksikan pertandingan secara penuh selama 90 menit++ (sebetulnya bahkan bisa lebih cepat kalau tidak harus melakukan berbagai hal lain di tengah-tengah pertandingan).

Internet memang luar biasa. Ada saja orang yang memiliki banyak waktu luang untuk merekam pertandingan, mengonversi file rekaman agar lebih mudah didownload dan ditonton banyak orang, dan menguploadnya segera. Ada yang cukup iseng dan melakukannya hanya untuk dibagi di forum-forum, dengan imbalan berupa status ‘uploader yang dihormati’ di forum, tapi ada juga yang melakukannya demi mendapatkan uang lewat iklan-iklan di website yang mereka buat.

Saya sendiri menyaksikannya di matchhighlight.com, yang memang biasa menyajikan video full match dan highlight liga-liga sepakbola besar Eropa. Situs ini jelas bukan satu-satunya, karena tentu saja ada website lainnya yang melakukan tugas ‘mulia’ seperti ini setiap harinya. Misalnya, ada juga mnogosporta.org, situs berbahasa Rusia yang bahkan punya video tayangan ulang olahraga lain – dari NBA sampai hoki!

Dan untuk itu, saya bersyukur atas keberadaan internet. Bayangkan jika dunia maya yang hidup di kabel-kabel optik dan server-server raksasa di seluruh dunia ini tidak ada. Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh penggemar sepakbola seperti saya, yang sering tertidur dan tak menonton pertandingan tengah malam, paling-paling menyaksikan highlight pertandingan lewat berita olahraga di televisi yang biasanya hadir pagi-pagi (Lensa Olahraga!). Itupun kalau bisa bangun pagi…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *