Bagaimana Jika The Flash Sesungguhnya Tidak Mempunyai Kecepatan Super?

Jadi, beberapa waktu yang lalu, saya menonton video di akun Ted-Ed berikut ini di YouTube. Dalam video ini, Ted-Ed berusaha bagaimana ilmu pengetahuan melihat efek dari kekuatan superhero macam The Flash, Quicksilver, dan para speedsters lainnya.

Kalau kamu malas membuang-buang kuota dengan menonton video tersebut, begini inti penjelasannya dalam video tersebut.

Jika kekuatan dalam bentuk super speed benar-benar ada di dunia ini, ada beberapa dampak yang akan muncul dan membuat pahlawan-pahlawan super seperti The Flash tak akan pernah ada: ketika Jay Garrick atau Barry Allen pertama kalinya mencoba kekuatan super mereka, ada peluang yang sangat besar bahwa mereka akan mati saat itu juga. Ada banyak efek yang akan dirasakan Barry Allen, misalnya, saat ia berlari dengan kecepatan 25.000 mil per jam: partikel udara akan menciptakan friksi atau gesekan yang besar dengan kulitnya dan imbasnya, tubuh Barry bisa terbakar karena panas yang dihasilkan dari gesekan antara kulit dan partikel udara tersebut.

Itu hanya satu efek yang akan dirasakan Barry, dan video di atas menyebutkan beberapa efek lain yang mungkin akan dirasakan olehnya. Intinya, video Ted-Ed menyiratkan bahwa super speed tak mungkin bisa dikuasai oleh tubuh manusia.

Beberapa komentar di video tersebut menyebut bahwa pasti ada penjelasan mengapa Barry tak pernah perlu merasakan efek-efek tersebut: dilindungi oleh speed force (yang tentu saja tidak bisa dijelaskan science karena memang fiksi) lah, bahwa tubuhnya juga mengalami perubahan genetik lah, dan lainnya. Tapi kemudian saya teringat Quicksilver di dua seri X-Men terakhir.

Dalam dua seri X-Men tersebut, Quicksilver tidak digambarkan begitu cepat – alih-alih memperlihatkan efek seperti seseorang yang berlari cepat, Bryan Singer, sutradara dua seri X-Men terakhir, menggambarkan Quicksilver seperti mengalami ‘hukum alam’ yang berbeda dengan lingkungan di sekelilingnya. Bagi Quicksilver, waktu seperti berjalan begitu lambat, mungkin 1/100 waktu sebenarnya. Inilah efek yang, kemudian, membuat hampir setiap scene Quicksilver terlihat kocak.

Saya pikir penggambaran Quicksilver ini mungkin menjawab permasalahan yang dibicarakan dalam video di atas: mungkin, MUNGKIN, kemampuan super The Flash dan para speedster lainnya bukanlah kecepatan super, tetapi kemampuan untuk memanipulasi waktu.

Maksudnya begini: The Flash dan para speedster lainnya bisa saja sebetulnya tidak bisa berlari dengan kecepatan hingga ribuan mil per jam – mereka tetap berlari sebagaimana orang normal berlari, tetapi mereka memanipulasi waktu sehingga mereka bisa terlihat cepat bagi orang-orang normal.

Mari kita lihat scene Quicksilver di Days of the Future Past dan Apocalypse yang begitu terkenal ini:

Yah, seperti itulah contohnya. Tak tampak seperti seorang speedster kan? Ia terlihat justru terlihat seperti memanipulasi waktu sehingga waktu nampak begitu lambat bagi dirinya sendiri.

Jika betul seperti itu, setidaknya permasalahan saintifik yang diungkap dalam video Ted-Ed di atas terjawab…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here